About Me

Foto Saya
IMAGE KUPANG
Lihat profil lengkapku

Senin, 26 September 2011

Kalahkan KEJAHATAN

Tidak dapat dipungkiri, bahwa saat ini kejahatan makin bertambah-tambah dimana-mana. Jadi adalah satu kesia-siaan, kalau mengharapkan kejahatan akan makin berkurang. Bahkan dikatakan, pada akhir jaman ini "kejahatan akan makin menjadi-jadi, sehingga kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Manusia akan cuek, hilang perasaan belas kasihannya pada sesamanya. Dengan mudah orang bisa saling membunuh untuk alasan yang sangat sepele. Ada orang yang mati dibakar oleh penduduk satu kampung, hanya karena tertangkap basah, mencuri beberapa kaos di jemuran. Dimana belas kasihan itu? Disamping itu kejahatan mulai unjuk gigi, semua kejahatan memiliki satu ciri, yaitu selalu menebar terornya, orang dibuat lumpuh oleh intimidasinya. Dalam menghadapi kejahatan kita belajar seperti yang ditulis didalam doa Bapa Kami, ada satu kalimat yang bunyinya,”...lepaskanlah kami dari yang jahat” dalam bahasa Inggris bunyinya “...deliver us from evil” Sama halnya setiap pagi kita minta diberi makan secukupnya, maka Tuhan Yesus mau setiap pagi, kita minta di bebaskan atau dilepaskan dari yang jahat. Paulus mengajarkan bukan hanya minta dilepaskan, tapi Paulus sesuatu yang lebih serius lagi yaitu “kalahkan kejahatan” dalam bahasa Inggris ... conquer evil atau overcome evil with good Dunia masih ingat apa yang terjadi pada tanggal 11 September beberapa tahun yang lalu, ketika para teroris membajak pesawat terbang dan menabrakkannya ke Pentagon, dua gedung pencakar langit di New York, dan sebidang ladang di Pennsylvania, dunia dengan cepat menyebutnya sebagai tindak kejahatan. Daya hancur dari kejahatan yang hebat ini bahkan telah membuat orang-orang merasa lumpuh dan tidak berdaya. Dan itulah hal terdahsyat yang diperbuat oleh kejahatan, yakni membuat kita merasa tidak berdaya. Yang mati saat itu sekitar 3000 orang, tetapi yang ketakutan akibat dari kejadian itu ada milyaran penduduk dunia, mereka dicekam takut dan kuatir yang luar biasa. INI ADALAH BENTUK AKIBAT DARI KEJAHATAN YANG PALING BERBAHAYA…YAITU MELUMPUHKAN. Kebanyakan kita mengalami kejahatan dalam skala yang lebih kecil dan pribadi. Kepada kita, Rasul Paulus menjabarkan respons yang BENAR untuk atasi kejahatan. 1. 1.JAUHILAH KEJAHATAN (Roma 12:9) sama dengan LEPASKANLAH KAMI DARI YANG JAHAT. 2.JANGAN BALAS KEJAHATAN DENGAN KEJAHATAN (Roma 12:17) 3.KALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN. KORBAN sesungguhnya dari kejahatan adalah KEBAIKAN, kebaikan yang dirancang Allah sebagai bagian dari ciptaan untuk dinikmati oleh semua orang (Kej. 1:4-31). TAPI LEBIH MENGEJUTKAN LAGI, KETIKA KITA TAHU KORBAN DARI KEJAHATAN ITU, JUGA MERUPAKAN PENAKLUK DARI KEJAHATAN ITU SENDIRI (Rm. 12:21). Roma 12:21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! Kejahatan sepertinya merajalela di semua berita, tetapi kebaikan Allah lebih kuat, dan Dia menghendaki kita supaya menggunakan kebaikan demi nama-Nya untuk menaklukkan musuh-Nya. Bagaimana caranya, 1. RENDAHKANLAH DIRIMU. Badai Petir Jawatan Cuaca Nasional menyarankan agar saat terjebak badai petir, maka kita harus, ·Berlutut ·Tubuh didorong sedepan dan serendah mungkin ·Letakan tangan diatas lutut Tujuannya agar kita tidak menjadi konduktor yang menyalurkan listrik ke bumi. TAMBAHAN, Keberhasilan pengamanan maksimum akan sangat tergantung seberapa rendah posisi tubuh kita. MAKIN RENDAH, MAKIN BAIK, MAKIN MAKSIMAL. 2. BERI KESEMPATAN ALLAH UNTUK BEKERJA. Banyak orang yang berkata, "Apa yang Tuhan bisa lakukan dalam hidup saya, soalnya sampai sekarang saya tidak pernah merasakan campur tangan Allah dalam hidup saya?". Sebenarnya Dia sedang dan terus bekerja, tapi Dia mengizinkan kita untuk menentukan berapa banyak pekerjaan yang dapat Dia lakukan didalam hidup kita. Kebenaran ini ditunjukkan dalam Markus 6 saat Yesus mencoba melakukan mukjizat di kota kelahiran-Nya. Karena orang-orang hanya menganggap Dia sebagai anak tukang kayu dan bukan sebagai Anak Allah, mereka membatasi apa yang akan dilakukan-Nya bagi mereka (ayat 5). Oleh karena itu Yesus melanjutkan perjalanan-Nya ke kota lain. Saya berusaha keras menjadi orang Kristen yang baik. Tapi setelah melalui suatu pengalaman yang berat, saya menemukan, bahwa tanpa Dia kita tidak mampu berbuat apa-apa: orang Kristen yang kuat adalah mereka yang tanpa malu mengakui kelemahan mereka dan bersandar pada kekuatan Kristus. Semakin lama saya belajar bergantung kepada Allah, semakin banyak kesempatan yang saya berikan kepada Allah dan semakin banyak saya melihat Allah bekerja dalam hidup saya. Selama Perang Dunia II, 300.000 pasukan tentara elit Inggris terkurung pada sebuah desa nelayan kecil di Perancis dan mereka dikelilingi oleh pasukan Jerman yang berteknologi tinggi. TANK DAN PESAWAT TEMPUR DENGAN KEMAMPUAN JELAJAH YANG MENAKJUBKAN. LALU orang-orang Inggris mulai berdoa, menyelenggarakan pertemuan doa nasional dan mereka mulai berseru kepada Tuhan. Perdana Menteri Winston Churchill berdoa pada bangku paduan suara di Katedral Westminster. Seluruh pekerja berdoa di pabrik mereka. Para ibu rumah tangga berdoa di rumah mereka dan para siswa berdoa di sekolah mereka. Secara ajaib, cuaca di Perancis berubah. Hujan yang sangat lebat turun pada hari penyerangan yang telah direncanakan, SEHINGGA TANK DAN PESAWAT JERMAN TERJEBAK LUMPUR DAN LUMPUH TOTAL. Tuhan mendengar dan menjawab doa mereka. Akhirnya seluruh 300.000 tentara Inggris itu dapat melarikan diri dengan selamat. Kejadian menakjubkan yang merupakan jawaban doa dari Tuhan ini terekam dalam catatan sejarah perang Inggris. 3. KALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN, TUMPUKAN BARA DIATAS KEPALANYA. KEBIASAAN MESIR KUNO, BILA ADA ORANG YANG MENYESAL. Sebuah kemungkinan latar belakang budaya, di luar Alkitab, mengenai hubungan antara bara api dan penyucian dosa- kejahatan dapat dilihat dalam adat Mesir kuno “di mana seseorang yang menyesali kesalahannya menunjukkan penyesalan atas kesalahan tersebut dengan membawa satu piring bara api di atas kepalanya”. Beberapa komentator memandang hal ini sebagai latar belakang langsung dari Amsal yang dikutip oleh Paulus (Amsal 25:21-22). Berdasarkan pembahasan di atas, tujuan "menumpukkan bara api" ARTInya adalah: membalas kejahatan dengan kebaikan, pelaku kejahatan itu mungkin akan menyesal. Hasil inilah yang diharapkan. Jika seorang musuh diperlakukan dengan baik, jika kejahatan dibalas dengan kebaikan, maka kejahatan itu akan dikalahkan; lawan akan mengalami pembaruan pikiran, perubahan orientasi dari gelap kepada terang. Jadi sekalipun kejahatan makin menjadi-jadi, tapi jangan sampai kita dikalahkan, apalagi diintimadasi, memang benar hanya yang sanggup berttahan sajalah yang akan menang. Tidak ada pilihan lain, kalahkan kejahatan segera! Kalahkan kejahatan dengan KEBAIKAN, tumpukan bara diatas kepalanya. God bleS Sumber: GKPB NET

0 komentar:

Twitter

Time Kupang City

IMAGEKUPANG. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Follow Us With Facebook

Silakan Follow ya

Pengikut

 

Postingan Populer

Copyright© 2011-2012 IMAGE KUPANG | Template Blogger Designer by : Jacky ' |
Template Name | IMAGE KUPANG : Version 0.1 | Nyonk Ambon